Pages

Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Oktober 2018

Seseorang yang Pernah Singgah

Haiiii kawan....


Seseorang yang Pernah Singgah



Untuk seseorang yang pernah singgah
Ku katakan kini, bahwa aku menyerah
Untuk perjuangkan hati yang kini patah
Dari perasaan yang membuatku resah
Untuk seseorang yang pernah singgah
Ingatlah, bukan berarti aku lemah
Pun aku juga bukan merasa lelah
Dan bukan pula bermaksud mengalah
Untuk seseorang yang pernah singgah
Aku akan menulis cerita yang lebih indah
Dengan pemeran utama yang diubah
Karena kini, namamu telah musnah
Untuk seseorang yang pernah singgah 
Biarkan kenangan ini terekam tanpa titah
Tersimpan rapi di memori tanpa pilah
Menjadi salah satu dari 1001 kisah...

Mulai Saat ini

Assalamualaikum Wr.Wb


Mulai Saat Ini




Mulai saat ini,
Kutuliskan sajak tentang kebahagiaanku
Tentangku yang mampu melupakanmu
Doa tak lagi mengharapkan kehadiranmu
Mulai saat ini,
Akan kurajut segala kisah baru
Tanpa ada namamu dalam ceritaku
Tanpa terbayang kenangan kita dahulu
Mulai saat ini,
Akan kulukis warna pada kanvas baru
Bersama pelukis andal yang siap maju
Dan seorang yang akan menggantikanmu...

Teringat

Assalamualaikum. Wr.Wb


Teringat




Teringat pada suatu waktu
Disaat aku dan kau lebur menjadi satu
Disaat kau yang senantiasa menjadikan aku bak seorang ratu
Bahkan selalu menemaniku dengan indah manik matamu
Teringat pada suatu masa
Disaat kita berdua masih mampu menggenggam seluruh asa
Disaat segala rencana masih kita tulis untuk hari lusa
Bahkan segalanya kita rangkai untuk saat kita telah dewasa
Teringat setelah sekian lamanya
Disaat cinta masih dapat ku rengkuh dengan kuatnya
Disaat segala cerita indah itu tertulis begitu eloknya
Bahkan masih menjadi kebahagiaan kita walau seadanya..

Pergi atau Tetap Disini

Assalamualaikum. Wr.Wb

Pergi atau Tetap Disini



Sepertinya,
Aku menyerah untuk meninggalkan
Karena pada kenyataannya,
Aku belom mampu untuk melakukan
Aku belom mampu untuk melupakan
Dan aku belom mampu untuk tidak merindukannya
Sepertinya,
Aku menyerah untuk pergi
Karena pada kenyataannya
Perasaan ini masih ingin disini
Walau semesta sama sekali tak merestui
Perasaan ini,
Seolah memaksa untuk tetap tinggal di dalam diri
Seolah ingin menyiksa jiwaku secara perlahan tapi pasti...

Cinta Rumit

Hayyyy....

Cinta Rumit


Yang kutahu cinta itu rumit
Seperti air yang perlu melewati berbagai proses
Untuk bertemu dengan langit
Yang kutahu cinta itu rumit
Seperti air di pegunungan yang perlu menjalani
Agar ia sampai di lautan
Yang kutahu cinta itu rumit
Karena perlu ego yang mengalah untuk keduanya bersatu
Yang kutahu cinta itu rumit
Seperti tak pernah lepas dari masalah
Untuk berakhir kata pisah
Karena perlu air mata dan perjuangan yang berkorban untuk hal itu
Karena yang kutahu
Cinta tak sesederhana itu....

Mentari, Awan, dan Hujan

Halooooo  teman - teman...


Mentari, Awan, dan Hujan



Mentari telah memberikanku kesan
Bahwa ia ikhlas bulan menggantikan
Ketika senja memikat tanpa bosan
Hingga pagi mentari menerangkan
Kini aku juga belajar kepada awan
Bahwa ia akan melindungi para insan
Dari terik matahari penuh sengatan
Sampai awan berubah menjadi hujan
Dan akupun belajar kepada hujan
Bahwa ia tak peduli segala ucapan
Dari semua mulut penuh keluhan
Tentang rintik yang penuh keindahan,,,



Kala

Assalamualaikum Wr.Wb

Kala


Kala kutatap kedua matamu
Yang kutemui adalah serdadu
Menyerang pilu
Membuat detakku beradu
Kala kudekap tubuhmu
Yang kutemui adalah rumah
Mengusir resah
Membuatku enggan pindah
Kala kukecup keningmu
Yang kutemui adalah ilusi
Mewujud kau menjadi intuisi
Berkelana aku di dalam mimpi
Kala kusampai di hatimu
Yang kutemui pintu berdebu
Aku tak akan masuk
Aku hanya ingin mengetuk..

Pendar Temaram

Haiiii semuaaaa...

Temaram



Jika aku temaram
Maka kuizinkan pendar ini memeluk malam
Hingga sampai pada lorong kosongmu yang kelam
Biar terpencar cahaya indah pada lapis hitam
Lalu terhapus sudah segala lelah dan lebam
Yang tersusun pada melodi yang terekam
Di jantung puisimu, asaku menikam
Aku terluka pada renjana yang kau letakkan dalam - dalam
Namun kau tinggalkan diam - diam
Di denyut melodimu, aku menyelam
Pada seriap partitur rindu yang mengaram
Maka saat jingga memajar dan silaumu meredam
Aku tidak ingin lagi bungkam
Aku hanya ingin mengatakan :
Jangan padam,
Aku kesepian...

Merindu Yang Tiada Temu

Hayyy guys....

Merindu Yang Tiada Temu




Merindukanmu adalah mencari jejak di gurun
Setelah terhapus dan tergerus hujan yang turun
Panas, terhempas, tanpa tanda yang jelas
Merindukanmu adalah mengingat nada pilu
Yang belum pernah bertemu ditelingaku
Ia berputar mencari jalan keluar
Merindukanmu adalah sayat pada nadi
Letak deru nafas ini kurelakan berhenti
Hanya untuk menemuimu kembali
Merindukanmu adalah sujut panjang
Tempat muara air mataku tergenang
Atas segala ketidakperjumpaan kita...

Selasa, 02 Oktober 2018

Puisi Pelipur Lara, Rindukan Siapa ?

Assalamualaikum.Wr.Wb
Kali ini saya membuat puisi tentang cinta ...



Pelipur Lara 





Kau bilang kau selalu lukiskan garis senyum dibibirku,
dengan telunjukmu.
Ketika yang kulakukan menangis sendu dalam pelukmu

Mengarang garis tawa dari bibirku ke pipiku
Melewati air mata yang sering turun waktu itu

Detik ini,
Aku wanita yang paling bahagia di bumi.
Dan kau megulum senyum melihatku
Karena dirimu,
Adalah alasan di balik semua itu